Komunitas Sentra Jamu Kulon Progo Menggelar Pelatihan Online dan Offline Meracik Jamu Tradisional

- Agustus 12, 2026
advertise here

 

Kulon Progo, dirajogja.com - Jamu adalah obat herbal tradisional Indonesia yang telah dipraktekkan selama berabad-abad di masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit, meskipun sudah banyak obat-obatan modern, jamu masih sangat populer di daerah pedesaan maupun perkotaan dan dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat sistem imun tubuh seseorang, jamu tradisional adalah obat herbal khas Indonesia yang dibuat dari bahan alami seperti akar, daun, dan rempah-rempah. 

Sejak ratusan tahun lalu Relief di Candi Borobudur menggambarkan proses pembuatan ramuan herbal, menunjukkan bahwa masyarakat Jawa Kuno sudah mengenal konsep pengobatan alami, menjadi warisan ilmu pengetahuan dari nenek moyang bangsa Indonesia, maka sudah selayaknya UNESCO telah menetapkan jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada Rabu (06/12/2023).

Komunitas Sentra Jamu Kulon Progo akan menggelar pelatihan meracik jamu tradisional baik melalui kelas online atau offline dengan pemateri H. Sutrisno beliau adalah ketua desa wisata jamu dari Kiringan, Canden, Jetis, Bantul, D.I Yogyakarta. Acara ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 September 2026 di Aula Balai Kalurahan Wates, Wates, Kulon Progo, D.I Yogyakarta dengan biaya pelatihan 100.000,- (online) 150.000,- (offline) dan dapat menghubungi Siti Khotijah, S.Pd (08161650853).

Rumilah, selaku panitia penyelengga berharap bahwa kegiatan ini, terbuka untuk umum dan semua kalangan, peserta akan mendapatkan ilmu meracik jamu yang baik dan benar dari ahlinya, sehingga nantinya dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kulon Progo melalui pemberdayaan UMKM dan penyerapan tenaga kerja, tuturnya. 


(M. Musodiqin)

Advertisement advertise here

Popular today