Tingkatkan Komitmen KPM dan Pentingnya Kerja Keras, KUA Pengasih dan PKH Bina Warga Kembang Rt. 15

- Agustus 14, 2026
advertise here

 

Kulon Progo, dirajogja.com - Sinergi pembinaan masyarakat terus digalakkan oleh KUA Pengasih bersama tim Program Keluarga Harapan (PKH). Bertempat di kediaman Ibu Satinem, RT 015 RW 008, Kembang, Margosari, Pengasih, Penyuluh Agama Islam Muhammad Musodiqin, S.Sos, bersama Pendamping PKH Octavina Dhita Damastuti, S.Pd, menggelar Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) pada Kamis (13/08/2026) pukul 11.00 WIB.

Dalam pembukaannya, Pendamping PKH Octavina Dhita Damastuti, S.Pd, menekankan pentingnya kedisiplinan dan komitmen para anggota dalam menghadiri forum bulanan tersebut. "Kehadiran dalam P2K2 merupakan kewajiban mutlak bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ketidakhadiran tanpa alasan yang sah dapat memengaruhi evaluasi kepesertaan serta proses penyaluran bantuan sosial. Forum ini sangat penting sebagai wadah edukasi dan pemberdayaan bersama," tegas Octavina.

Melengkapi arahan tersebut, Penyuluh Agama Islam Muhammad Musodiqin, S.Sos, memberikan santapan rohani bertema rasa syukur yang diwujudkan melalui etos kerja dan karya nyata. Ia mengutip keteladanan dari kisah keluarga Nabi Daud AS dalam Al-Qur'an: “Bekerjalah, wahai keluarga Daud, sebagai wujud syukur. Dan sedikit sekali di antara hamba-hamba-Ku yang benar-benar bersyukur.” Dari pesan ilahi tersebut, ia memaparkan poin-poin penting dalam memaknai rasa syukur:

Pertama; yukur Melalui Tindakan: Rasa syukur tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi wajib diwujudkan melalui ikhtiar, bekerja keras, dan berkarya secara produktif.

Kedua; Mengisi Kemerdekaan: Menggunakan kesempatan dan kemerdekaan yang ada dengan amal terbaik yang membawa kemaslahatan bagi keluarga, lingkungan, dan bangsa. Ketiga; Membangun Kemandirian: Menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pendorong utama untuk keluar dari ketergantungan dan mencapai taraf hidup yang lebih baik.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, memberikan tanggapan positif atas kontinuitas kegiatan pembinaan ini. "Kedisiplinan dalam bersosialisasi dan semangat untuk terus bekerja keras merupakan dua hal yang saling melengkapi. KUA Pengasih mengapresiasi kolaborasi terpadu ini agar para penerima manfaat PKH tidak hanya taat secara administratif, tetapi juga memiliki motivasi spiritual yang kuat untuk bekerja, berkarya, dan mandiri secara ekonomi," ujar Rangga.


(M. Musodiqin)

Advertisement advertise here

Popular today