Hari Jadi ke-110 Kalurahan Pucanganom Dua Hari Ful Gelar Semua Potensi Budaya Untuk Meraih Status Kalurahan Budaya

- September 11, 2026
advertise here

Gunungkidul, dirajogja.com - Dalam memperingati Hari Jadi ke-110 Kalurahan  Pucanganom, Rongkop, Gunungkidul, DIY, dua hari berturut turut menggelar berbagai potensi budaya yang ada di Kalurahan tersebut. Rangkaian kegiatan Hari Jadi ke 110, terpusat di kompleks Balai Kalurahan selama dua hari, Kamis 10 September dan Jum'at 11 September   2026. Semua kegiatan terangkum dalam menu acara Hari Jadi yang melibatkan semua lapisan masyarakat dari 12 Padukuhan. Melihat secara langsung kegiataan seni yang digelar menunjukkan bahwa Pucanganom sangat kaya akan seni dan budaya yang terus dilestarikan.

Lurah Kalurahan Pucanganom , Surawan kepada awak media mengatakan, bahwa hari ini tanggal 11 September 2026 memperingati Hari Jadi sudah berjalan yang kedua kalinya. Alhamdulillah untuk Tahun 2026 ini dengan anggaran yang minimal, tetapi kegiatannya semarak dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Untuk itu kami mengucapkan sangat berterimakasih kepada segenap lapisan masyarakat, tanpa dukungan masyarakat saya yaqin kegiatan ini tidak bisa berjalan. 

Kami berharap untuk kedepanya agar peringatan  Hari Jadi Kalurahan Pucanganom lebih meriah tetapi dengan anggaran yang minimal. Hal ini tentu dibutuhkan partisipasi semua masyarakat. Karena menurut Lurah Surawan Hari Jadi Pucanganom merupakan hari yang sangat bersejarah bagi warga masyarakat Pucanganom. Dengan adanya peringatan Hari Jadi selain agar masyarakat tahu tentang sejarah berdirinya Pucanganom. Selain itu dengan digelarnya kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga dengan usaha UMKM maupun yang lainya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-110 Kalurahan  Pucanganom,  Kardiyono mengatakan , bahwa antusias warga masyarakat Pucanganom dalam mendukung kegiatan ini sangat tinggi. Animonya besar sekali, dari semua lapisan masyarakat seperti dalam kirab budaya, kemarin, pesertanya diluar dugaan, luar biasa. Dengan rute kirab dari resan Slawu ke Balai Kalurahan dengan laku menep. Iring iringan kirab hanya menggunakan penerangan berupa obor dari bambu (oncor)..Menurut Kardiyono, dalam kegiatan hari jadi ke 110 menggunakan Anggaran Dana Desa sebesar Rp 8 juta dan dibantu subsidi silang dari sanggar serta donatur, terangnya. 

Adapun rangkaian kegiatan gelar budaya dan kesenian yang ada pada hari Kamis antara lain ialah, Ziarah, karawitan, seni Reog Calung, Jathilan, berbagai Tari tarian, pentas wayang datang anak dan dewasa dan kirab laku menep. Untuk hari Jum'at 11 September 2026 sebagai puncak Hari Jadi, diadakan kegiatan senam masal, karawitan kelompok anak anak, karawitan kelompok umum dari beberapa Padukuhan, Thoklik, Gejog Lesung, Tari tarian, Sholawat Nabi, Reog, Jathil, Hadroh, Marawis dan ditutup dengan acara Pengajian untuk umum.


 (Wajiyo/Red)

Advertisement advertise here

Popular today