Kulon Progo, dirajogja.com - Proses pembinaan intensif kafilah LPTQ Kapanewon Pengasih berlangsung saksama di setiap lini kelompok. Pada kelompok cabang Tartil Al-Qur'an, Penyuluh KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I., turun langsung memberikan pendampingan dan pembinaan mendalam kepada para peserta.
Dalam sesi tersebut, Luazizah melakukan pendekatan personal dengan menyimak secara saksama setiap bacaan yang dilantunkan oleh kafilah. Beliau dengan teliti membetulkan dan mengajarkan ketepatan makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) serta memberikan bimbingan variasi nada yang diambil oleh peserta agar selaras dengan ketentuan penilaian lomba.
"Cabang tartil ini menuntut ketepatan tajwid yang presisi sekaligus keindahan dalam membawakannya. Oleh karena itu, kita tidak hanya fokus pada lagu atau nada yang indah, tetapi yang paling utama adalah bagaimana menjaga lisan agar tetap fasih dan benar dalam melafalkan setiap huruf Al-Qur'an," jelas Luazizah di sela-sela pembinaan.
Kegiatan pembinaan khusus ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pihak Kantor Urusan Agama. Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para penyuluh serta keseriusan para peserta dalam berlatih. "Kami dari KUA Pengasih berkomitmen penuh untuk mengawal proses pembinaan ini hingga hari H perlombaan. Kehadiran para penyuluh seperti Luazizah untuk mendampingi langsung secara detail mulai dari makhraj hingga penataan nada adalah ikhtiar maksimal kita. Saya berharap para kafilah memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Insya Allah, dengan latihan yang disiplin dan bimbingan yang tepat, kafilah Tartil Pengasih mampu tampil percaya diri dan mempersembahkan hasil yang terbaik," pungkas Rangga.
Suasana pembinaan di kelompok tartil ini berlangsung interaktif dan penuh semangat, di mana para peserta tampak aktif berkonsultasi dan langsung mempraktikkan koreksi yang diberikan demi menyempurnakan performa mereka.
(M. Musodiqin)

