Matangkan Kesiapan Fisik dan Mental, Penyuluh KUA Pengasih Dampingi Latihan Kafilah Kaligrafi

- Juni 28, 2026
advertise here

Kulon Progo, dirajogja.com -  Rangkaian pembinaan kafilah LPTQ Kapanewon Pengasih terus bergerak simultan di berbagai lini. Pada Sabtu (27/06/26), giliran kafilah cabang Kaligrafi yang mendapatkan pendampingan dan peninjauan latihan intensif. Kegiatan yang bertempat di SMP Muhammadiyah 2 Wates ini dihadiri langsung oleh Luazizah, S.H.I, selaku perwakilan LPTQ juga sekaligus Pendamping kafilah MTQ dengan tujuan utama memberikan motivasi dan dukungan penuh kepada para peserta sebelum perlombaan resmi dimulai.

Dalam kesempatan tersebut, para kafilah mendapatkan arahan teknis dan strategis dari Dian Setiana, S.Pd., selaku mentor kaligrafi Kapanewon Pengasih. Dian menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari penguasaan kaidah khat, komposisi warna, hingga manajemen waktu saat lomba. "Menjelang hari perlombaan, selain mengasah detail goresan pen dan kuas, hal yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan segalanya dengan matang. Mulai dari mental bertanding, kefokusan, hingga peralatan tempur yang akan digunakan. Manfaatkan sisa waktu latihan ini untuk menyempurnakan detail karya dan melatih ketenangan," ujar Dian Setiana di hadapan para peserta.

Kehadiran Luazizah dalam latihan ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam mengawal seluruh cabang perlombaan secara merata. Menanggapi jalannya pembinaan di cabang seni menulis Al-Qur'an ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., turut memberikan statemen dan suntikan semangatnya. "Cabang kaligrafi ini membutuhkan kombinasi antara ketajaman rasa, ketepatan kaidah, dan ketahanan fisik yang prima karena durasi perlombaannya yang cukup panjang. Kehadiran kami di SMP Muhammadiyah 2 Wates melalui penyuluh dan mentor Dian Setiana adalah bentuk dukungan total. Kami ingin memastikan para kafilah merasa didampingi dan didukung penuh. Pesan saya untuk para kafilah kaligrafi: tetap tenang, jaga kesehatan, dan tuangkan kemampuan terbaik kalian di atas kanvas. Hasil tidak akan mengkhianati ikhtiar," tegas Rangga.

Pendampingan ini berjalan dengan suasana hangat dan produktif. Para peserta tampak fokus menyelesaikan goresan demi goresan pada karya mereka, sembari sesekali berdiskusi dengan mentor untuk mendapatkan koreksi akhir demi hasil yang maksimal.

(M. Musodiqin)

Advertisement advertise here

Popular today