Dorong Semangat Perubahan dan Kejujuran Pendataan, Program Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK Edukasi KPM Kedungsogo

- Juli 25, 2026
advertise here


Kulon Progo, dirajogja.com -  Kehadiran program Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya Agamis Inklusif) KUA Pengasih terus konsisten membawa ruang edukasi yang mencerahkan bagi masyarakat. Mengintegrasikan bimbingan mental-spiritual dengan kedisiplinan berbangsa, kegiatan berkala kali ini digelar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Dusun Kedungsogo, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, pada Selasa (21/07/26).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut bertempat di kediaman Ibu Kliyem, lingkungan RT 031/RW 015, Kedungsogo. Dalam sesi bimbingan kerohanian, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Mukhyidin, S.Kom. bersama Muhammad Musodiqin, S.Sos., menyampaikan tadabbur Al-Qur'an dengan membedah makna mendalam dari Surah Ar-Ra'd ayat 11: "Innallaaha laa yughayyiru maa biqaumin ḫattaa yughayyiruu maa bi anfusihim"(Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri).

Penyuluh menjelaskan bahwa ayat ini menjadi lecutan motivasi bagi setiap individu untuk terus berikhtiar secara aktif. Nasib serta kondisi kehidupan baik ataupun buruk sangat bergantung pada kesungguhan usaha manusia itu sendiri. Jika ingin lepas dari kesulitan ekonomi dan meraih kemajuan, perubahan harus dimulai dari perbaikan sikap, pola pikir, dan tindakan nyata dari dalam diri sendiri.

Menyambung semangat perubahan dan integritas tersebut, Pendamping PKH Kapanewon Pengasih, Eny Puri Rahayu, mengedukasi warga terkait pentingnya mendukung kelancaran proses pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Eny mengimbau seluruh KPM PKH untuk menyambut petugas BPS dengan tangan terbuka serta memberikan informasi data ekonomi keluarga secara jujur dan transparan tanpa ada yang ditutupi. "Data yang akurat dari BPS sangat menentukan potret kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Kejujuran kita saat diwawancarai petugas BPS sangat penting agar kebijakan dan bantuan sosial pemerintah bisa tepat sasaran serta benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan," imbau Eny.

Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menyampaikan penekanan khusus terkait keselarasan pesan moral dan sosial dalam kegiatan di Kedungsogo ini.

"Prinsip utama Surah Ar-Ra'd ayat 11 menekankan pentingnya ikhtiar mandiri dan mentalitas pantang menyerah. Namun, upaya mengubah nasib menjadi lebih baik harus tetap berpijak pada nilai kejujuran. Sikap kooperatif dan jujur para KPM saat menerima petugas BPS adalah wujud nyata dari keimanan yang diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa. Kami di KUA Pengasih sangat mendukung keterpaduan materi ini agar masyarakat tidak hanya memiliki etos kerja yang tinggi untuk bertransformasi secara ekonomi, tetapi juga menjaga integritas moral agar setiap rezeki dan bantuan yang diterima membawa keberkahan," tegas Rangga.

Melalui pertemuan ini, para KPM PKH Kedungsogo RT 031 diharapkan semakin terpacu untuk berbenah diri menuju kemandirian, sekaligus senantiasa mengedepankan kejujuran dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat.


( M. Musodiqin )

Advertisement advertise here

Popular today