Uji Peran Khalifah dan Kesadaran Graduasi Mandiri, Program Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK Sapa KPM Kedungsogo RT 033

- Juli 25, 2026
advertise here

 

Kulon Progo, dirajogja.com - Sinergi antara dua program unggulan KUA Kapanewon Pengasih, yakni Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) dan SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya Agamis Inklusif), terus bergerak memberikan pencerahan kepada masyarakat. Kali ini, bimbingan spiritual dan sosial digelar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Dusun Kedungsogo, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, pada Selasa (21/07/2026). Pertemuan yang dihadiri para warga dengan antusias tersebut bertempat di kediaman Ibu Tumini, lingkungan RT 033/RW 016, Kedungsogo.

Dalam sesi bimbingan kerohanian Pusaka Sakinah, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos. bersama Mukhyidin, S.Kom., membedah makna mendalam dari Surat Al-Baqarah ayat 30: (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”  

Musodiqin dan Mukhyidin menjelaskan bahwa status sebagai khalifah atau pemimpin di bumi merupakan amanah besar dari Allah SWT. Peran ini menuntut setiap manusia untuk tidak melakukan kerusakan, melainkan menebar manfaat, menjaga keadilan, serta memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan sesama.

Menyambung refleksi mengenai peran khalifah yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar, Pendamping PKH Kapanewon Pengasih, Eny Puri Rahayu, memberikan sosialisasi mengenai Graduasi Mandiri PKH. Eny menjelaskan bahwa graduasi mandiri adalah proses penyuluhan bagi KPM yang kondisi ekonominya sudah membaik dan tergolong mampu, agar secara sadar serta ikhlas mengundurkan diri dari kepesertaan bantuan sosial.

"Graduasi mandiri bukan sekadar pemutakhiran data, melainkan bentuk empati dan kepedulian sosial yang nyata. Ketika sebuah keluarga yang sudah sejahtera dengan sukarela keluar dari program PKH, kuota bantuan tersebut dapat dialihkan kepada tetangga atau warga lain yang kondisinya jauh lebih membutuhkan dan berhak," papar Eny.

Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi mendalam atas keterpaduan topik yang diangkat di Kedungsogo RT 033 ini.

"Amanah sebagai khalifah di bumi yang tercantum dalam Surat Al-Baqarah ayat 30 mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan tidak mengambil hak orang lain. Dalam konteks bermasyarakat, keberanian sebuah keluarga untuk melakukan graduasi mandiri saat ekonominya sudah pulih adalah wujud tertinggi dari pelaksanaan peran khalifah tersebut. Melalui integrasi Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK, kami ingin membentuk masyarakat yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga memiliki keluhuran akhlak untuk memberi kesempatan kepada warga lain yang lebih membutuhkan demi terwujudnya keadilan sosial yang berkeberkahan," tegas Rangga.

Melalui pertemuan ini, para KPM PKH Kedungsogo RT 033 tidak hanya diperkaya pemahaman al-Qur'an tentang hakikat penciptaan manusia, tetapi juga didorong untuk memiliki kesadaran moral dan ketahanan ekonomi yang berkesinambungan.


( M. Musodiqin (

Advertisement advertise here

Popular today