Gunungkidul, dirajogja.com - Ketua DPC PKB Kabupaten Gunungkidul Demisioner, Drs.K.H., Arif Gunadi., M.Pd.I., mengatakan, PKB Memberikan ruang bagi kaum perempuan yang sangat strategis.Juga bagi kaum Gen Z (Genzi) diberikan posisioning yang sangat istimewa bagi PKB untuk mereka.
Pernyataan ini disampaikan oleh Arif Gunadi dalam acara pendidikan Sekolah Kader Perubahan yang diselenggarakan Lembaga Kaderisasi Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini Suwignyo selaku anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari fraksi PKB,pada hari Minggu tanggal 12 Juli 2026 yang berlangsung di Res Area Banglipuran, Melikan, Rongkop.
Kehadiran Politikus PKB Arif Gunadi ke Rongkop membersamai Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar.,S.Ag untuk memberikan support penuh terhadap terselenggaranya kegiatan Sekolah Kader Perubahan yang menjadi kewajiban bagi setiap anggota DPRD dari fraksi PKB.
Suwignyo yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul pada kesempatan ini mengadakan pengkaderan untuk yang kedua kalinya sebanyak 77 peserta yang semua dari kalangan anak muda usia 17 hingga 35 Tahun.
Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) Gunungkidul, Yulinda Dwi Nur Respati, S.E. Kemudian pengarahan oleh Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar dan penguatan oleh Suwignyo serta Instruktur dari DPW PKB DIY.
Menurut Arif Gunadi, sampai hari ini dari 6 anggota fraksi PKB Gunungkidul, sudah 4 orang yang menyelenggarakan Sekolah Kader Perubahan ( SKP), nanti pada hari Sabtu 18 Juli oleh Dwi Asmorowati dari Semin.Dan satu untuk Ibnu Sugeng Riyanto belum terkonfirmasi.
Terselenggaranya Sekolah Kader Perubahan yang kita laksanakan dengan susah payah tapi begitu bertemu dengan Genzi, dengan komunitas pemuda dengan latar belakang dari ikatan remaja masjid,Karang Taruna, ada dari Ansor, Fatayat,kemudian KNPI dan organisasi Kepemudaan lain, bergabung dalam SKP hal ini iktijahnya adalah bagaimana generasi muda itu bisa melek politik,memahami hal hal yang berkaitan dengan masalah masalah politik.Sehingga mereka tidak hanya memiliki persepsi bahwa politik itu kotor,politik itu buruk, politik itu licik, negatif.Tetapi hari ini kita bangun mindset mereka pandangan pandangan positif mereka tentang politik, bahwa semua perikehidupan kita,dari bangun tidur sampai tidur lagi itu tidak bisa lepas dari persoalan politik, terang Arif Gunadi.
Untuk itu hal ini harus dipahamkan pada Genzi agar mendalami,mengetahui dan sekaligus memiliki komitmen yang tinggi untuk sama sama tidak menjauhi politik. Sebab politik itu sebenarnya merupakan salah satu rangkaian tak terpisahkan dari eksistensi seluruh pergerakan kehidupan dan birokrasi Pemerintahan yang ada di Republik ini.
Selain itu tujuan diadakannya Sekolah Kader Perubahan agar generasi muda mendapatkan ruang yang cukup untuk Genzi,untuk generasi muda karena PKB mempunyai respeksi yang sangat tinggi pada generasi muda. Ruang ini harus tersedia untuk menyalurkan aspirasi melalui jalur politik dan metodologi politik merupakan satu hal yang sangat fundamental untuk generasi muda.
Di PKB sendiri ditanamkan bahwa berpolitik itu membangun persaudaraan dan entitas yang positif serta salah satu upaya untuk menyatukan tekad dan harapan. Dalam konteks ini para Ulamanya PKB, selaku Muasisnya PKB, selalu mengedepankan bahwa seluruh generasi dan juga laku partai dalam hal ini PKB harus berada dalam konteks FII SHOFFIN WAAHIDAH WAFII KALIMATIN WAAHIDAH.Berada dalam satu barisan dan satu kalimat yang di ejawantahkan dalam setiap yel yel PKB.
Generasi muda, menurut Arif Gunadi kita proyeksikan memberi respon positif terhadap keberhasilan pada kontestasi Pemilu 2029 yang akan datang. Di PKB mengharapkan lebih dari 30 persen kuota Perempuan di kepengurusan dan pencalegan.
Artinya ruang untuk Perempuan itu tersedia sangat strategis.Kemudian untuk Genzi diberikan posisioning yang sangat istimewa bagi PKB untuk mereka.Jadi ayo...bergabung dengan PKB.Termasuk generasi muda sangat boleh mencalonkan diri jadi anggota dewan dan akan disupport dengan lahir batin dan kekuatan penuh dengan semangat yang membara untuk generasi muda dapat berperan aktif melalui politik PKB, pungkas Arif Gunadi.
( Wajiyo/Red )

