Edukasi Kesejahteraan dan Kepedulian Sesama, Penyuluh KUA Pengasih Sapa Warga Kalinongko Lewat Sikap Baik

- September 10, 2026
advertise here

 

Kulon Progo, dirajogja.com - KUA Pengasih terus memperluas jangkauan bimbingan masyarakat hingga ke tingkat RT. Melalui Penyuluh Agama Islam, Muhammad Mushodiqin, S.Sos., KUA Pengasih menghadirkan program Sikap Baik dan Pusaka Sakinah dalam pertemuan rutin warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di kediaman Ibu Sanikem, RT 017 Kalinongko, Kalurahan Kedungsari, Senin (07/09/26).

Pendamping PKH Eny Puri Rahayu memberikan pemahaman penting mengenai dinamika data kepesertaan, khususnya faktor pemicu kenaikan desil. Eny menjelaskan bahwa peningkatkan ke desil yang lebih tinggi (seperti dari desil 1–2 ke desil 4) merupakan indikator objektif atas membaiknya taraf ekonomi keluarga. Pemahaman ini krusial agar warga siap menghadapi graduasi mandiri demi mendorong kemerataan bantuan bagi warga lain yang membutuhkan.

Pada sesi keagamaan, Muhammad Mushodiqin memperkuat mentalitas warga dengan mengutip Hadis Riwayat At-Tirmidzi tentang kemuliaan sifat dermawan dan bahaya sifat kikir. Ia mengajak warga untuk senantiasa memelihara rasa syukur dan kepedulian sosial, sebab kedermawanan adalah kunci keberkahan rezeki yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah, sesama manusia, dan surga.

Menanggapi kegiatan terpadu ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung pengentasan kemiskinan berbasis spiritual. "Integrasi program KUA dengan pendampingan sosial seperti PKH adalah pendekatan yang sangat efektif. Lewat program Sikap Baik dan Pusaka Sakinah, kami ingin membangun kesadaran kolektif: kemandirian ekonomi harus berjalan seiring dengan keluhuran budi pekerti, sehingga masyarakat berdaya secara finansial sekaligus kaya secara spiritual," tegas Yusma.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan penerima manfaat tidak hanya memahami regulasi bantuan sosial secara bijak, tetapi juga terdorong untuk saling membantu di lingkungan masyarakat.


(M. Musodiqin)

Advertisement advertise here

Popular today