Penyuluh KUA Pengasih Bekali Kader KB Tawangsari Resep Spiritual Penguat Ketahanan Keluarga

- Oktober 26, 2026
advertise here


Kulon Progo, dirajogja.com - Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus menunjukkan peran aktifnya dalam penguatan mental spiritual masyarakat hingga tingkat kalurahan. Hadir di tengah-tengah Kader Keluarga Berencana (KB) Kalurahan Tawangsari pada Senin (26/10/26), Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih memberikan pembekalan spiritual khusus guna mendukung tugas-tugas sosial dan pendampingan keluarga di lapangan.

Dalam forum yang mempertemukan berbagai instansi tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag, memaparkan pentingnya menjaga ketenangan batin dan kesehatan mental bagi para penggerak masyarakat. Ia mengajak para kader mengamalkan doa perlindungan untuk mengantisipasi delapan masalah utama kehidupan yang sering menjadi sumber kecemasan dan kelemahan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Dijelaskan bahwa doa ini mengandung permohonan agar terhindar dari rasa gelisah (al-hamm), kesedihan masa lalu (al-hazan), kelemahan (al-'ajz), kemalasan (al-kasal), sifat penakut (al-jubn), kekikiran (al-bukhl), lilitan utang (ghalabatud-dain), hingga tekanan atau kesewenang-wenangan orang lain (qahrir-rijâl). Bekal spiritual ini diharapkan menjadi penguat batin para kader dalam menjalankan pengabdian masyarakat.

Selain bimbingan dari KUA Pengasih, pertemuan rutin ini juga diisi dengan penyampaian materi strategis dari berbagai pihak:

Pertama; Sosialisasi TPK: Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB), Sumiati, SE, memaparkan kebijakan terkini mengenai Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam percepatan penurunan stunting.

Kedua; Kesiapsiagaan Musim Hujan: Kamituwo Kalurahan Tawangsari, Kartini Dwi Susilowati, S.TP., M.Sc, mengajak kader menggalakkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketiga; Edukasi Kesehatan Balita: Kunti Solihatin, A.Md.Keb dari Puskesmas Pengasih 2 mengingatkan kader untuk senantiasa memperbarui pengetahuan kesehatan dan berhati-hati dalam pemberian obat kepada balita.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, menegaskan bahwa KUA Pengasih melalui para Penyuluh Agama akan selalu siap bersinergi dan hadir mendampingi program-program penguatan keluarga di tingkat kalurahan.

"KUA Pengasih tidak hanya fokus pada pelayanan administratif nikah dan rujuk, tetapi juga berkomitmen penuh mengawal ketahanan keluarga dari sisi spiritual dan bimbingan ketenteraman jiwa," tegas Rangga.

"Kolaborasi antara Penyuluh Agama, PLKB, Puskesmas, dan Pemerintah Kalurahan ini sangat krusial. Ketika aspek fisik dan kesehatan masyarakat ditangani dengan baik, lalu disempurnakan dengan bimbingan spiritual dari KUA, maka para kader akan memiliki pondasi yang kokoh untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di Tawangsari," tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyebarluaskan hasil edukasi baik dari segi kesehatan, pengawasan keluarga, maupun penguatan bimbingan spiritual, ke setiap padukuhan di wilayah Tawangsari.


(M. Musodiqin)

Advertisement advertise here

Popular today